Monday, 23 September 2013




❥ Betapa kecewanya hati,Ketika orang yang kita sukai Pada akhirnya tak bisa memiliki..

❥ Akan lebih kecewa lagi Ketika orang yang telah kita miliki
Tanpa alasan yang pasti dia memilih pergi..

❥ Jangan kerana hal itu maka menjadikan diri kita terlalu larut dalam kesedihan..

❥ Dan menjadikan diri kita terus tenggelam dalam Kekecewaan yang teramat sangat..

❥ Ketika kita harus kehilangan seseorang yang kita sayangi..

Tak perlu kita terlalu meratapi kepergiannya..
Tak perlu kita terlalu menangisi kepergiannya..
Tak perlu kita terlalu membuang air mata..
Tak perlu kita sampai putus asa dibuatnya..

❥ Kerana sesungguhnya..

Dia pergi akan ada yang menggantikan..
Dia pergi akan ada yang lebih baik lagi..
Dia pergi akan menguatkan hati..
Dia pergi akan melatih kita bangkit kembali..

❥ Kepergiannya bukanlah akhir dari segalanya..
Di depan sana masih terbentang luas..
Untuk kita raih dengan sebuah harapan..

Yakinlah suatu hari nanti ALLAH akan memberi ganti yang lebih baik..

Orang Bijak Berkata:
"Kebahagiaan itu bukan kerana Dengan Siapa kita hidup..
Akan tetapi kerana bagaimana kita MENJALANI & MENERIMA hidup dengan tulus dan ikhlas..
Itulah kebahagiaan yang sebenar-benarnya..

KEUTAMAAN DAN KEISTIMEWAAN SURAH AL-IKHLAS "









❥ Amalan yang dapat menghantarkanmu ke surga dan menghapus segala dosa adalah membaca surah Al-Ikhlas..

❥ Surah ini dinamai "Al-Ikhlas", karena ia memurnikan sifat ALLAH Subhanahu wa Ta'ala..

❥ Ia surah yang paling banyak dijelaskan keutamaan dan keistimewaannya oleh hadits-hadits Nabi yang memotivasi untuk membacanya, menatadaburinya, dan mengamalkan tuntunan maknanya..

❥ Di antara keutamaan surah ini adalah sebagaimana diriwayatkan oleh Mu'adz bin Anas Radiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

❥ "Barangsiapa yang membaca, QUL HUWALLAHU AHAD, hingga dia menyelesaikannya sepuluh kali, maka ALLAH akan membuatkan istana baginya di syurga."..

❥ (HR:ahmad 3/437. Ath-Thabarani20/183-184)

❥ Surah yang mulia ini membimbing kita kepada beberapa hal:

❥ 1.) Penjelasan bahwa kesempurnaan dalam asma dan sifat hanya milik ALLAH semata..

❥ 2.) Bawa yang menjadi tumpuan pemenuhan segala kebutuhan dan menjadi solusi segala problematika hidup hanyalah mutlak milik ALLAH..

❥ 3.) Mensyucikan ALLAH dari segala materi berupa anak, ayah, rekan,dan sekutunya..

❥ 4.) Menolak dengan tegas terhadap paham syirik yang menyekutukan ALLAH dengan berbagai versi dan organisasi..

❥ 5.) Menjelasakn sifat-sifat Ketuhanan yang Mahahak yang tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain ALLAH..

❥ Perbanyaklah membaca surah yang mulia ini agar ALLAH mengampuni segala dosa kita yang telah lalu..

Sunday, 22 September 2013

Berserah diri pada rancangan Allah.....





Cukuplah untukmu firman Allah, “Bisa jadi kalian membenci sesuatu padahal ia baik untuk kalian. Bisa jadi kalian mencintai sesuatu padahal ia buruk untuk kalian. Allah mengetahui, sementara kalian tidak mengetahui.


Sering kali kau menginginkan sesuatu, namun Dia memalingkannya darimu. Akibatnya, kau merasa sedih dan terus menginginkannya. Namun, ketika akhir dan akibat dari apa yang kauhasratkan itu tersingkap, barulah kau menyedari bahwa Allah SWT melihatmu dengan pandangan yang baik dari arah yang tidak kauketahui dan memilihkan untukmu dari arah yang tidak kauketahui. Sungguh buruk seorang hamba yang tidak paham dan tidak pasrah kepada-Nya.


Seorang hamba menyedari baiknya pengaturan Allah setelah suatu peristiwa berlalu. Itulah sifat manusia kebanyakan. Berbeza dengan kalangan khusus yang memahami Allah dan mengetahui baiknya pengaturan Allah sebelum peristiwa itu berlalu. Kalangan khusus ini pun terbagi ke dalam beberapa tingkatan:


Ada orang yang berbaik sangka kepada Allah Swt sehingga mereka berserah diri kepada-Nya karena Dia telah banyak memberikan anugerah dan kurnia.


Ada yang berbaik sangka kepada Allah Swt kerana mengetahui bahawa merisaukan nasib dan ikut mengatur tidak akan mampu menolak ketentuan yang telah ditetapkan atas dirinya dan tidak akan mendatangkan apa yang bukan bagiannya.


Ada pula orang yang berbaik sangka kepada Allah Swt karena memahami hadis qudsi, “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku.”


la terus berbaik sangka kepada Allah Swt seraya bekerja dan berusaha dengan harapan Allah akan memperlakukannya sesuai dengan prasangkanya yang baik. Dan, Allah berbuat kepadanya sesuai dengan prasangkanya. Allah telah memudahkan kurnia bagi orang beriman sesuai dengan prasangka mereka. Dia berfirman, “Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan tidak menghendaki kesulitan.”


Tingkatan paling tinggi adalah orang yang menyerah dan pasrah kepada Allah Swt karena menyedari bahwa sikap itulah yang layak ia jalani, bukan karena mengharapkan kebaikan bagi dirinya.